Tentang Dia, Kau Dan Hatiku



"Tentang Dia, Kau Dan Hatiku"

Kau ceritakan padaku
Aura dia sangat ayu
Sejak pertama kali ketemu

Lalu dia jadi pilihanmu
Untuk mendampingi hidupmu
Setelah kau putus kekasihmu
Yang sangat mencintaimu

Aku tersenyum padamu
Mendengar aroma bahagiamu
Diuntaian tentang kisahmu

Walau sebenarnya hatiku
Sakit tertusuk duri-duri cemburu
Dari bunga-bunga cerita cintamu

Karena sebenarnya hatiku
Telah menaruh harap padamu
Semenjak kau menjadi temanku

Dan aku tetap mencintaimu
Diantara menunggu dan rindu
Walau andai ternyata aku
Didalam hatimu
Hanya sebagai tempat curhatmu

By Anisayu

32 comments:

  1. ketika kita bisa tersenyum melohat kebahagiaan orang yang kita cinti,
    walau bahagianya bukan bersama kita,
    maka sungguh bijak lah kita jadinya,
    salam untuk semua :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya, sungguh bijak
      karena bisa menolak
      airmata dari hatiku yang terisak-isak
      agar tak jatuh dan tampak

      walau kebahagiaan yang tampak
      belum tentu seperti hati yang bijak
      rindu dan cinta ini kurasa sampai kelak

      Delete
  2. setiap mampir ke sini serasa mau jadi pujangga aja, kebawa arusnya mbk anisayu *smile

    ReplyDelete
  3. Jadi terasa tenang dan mengingat masa sebelum menikah dulu ini Mba ayu heheh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kamu telah tenang
      aku lagi di alam airmata berenang

      hehehe

      Delete
  4. PHP nehh.. heheheheee...

    sipphh banget puisinya miss


    Aryo_CL

    ReplyDelete
  5. dia tahu kalau dirimu merindu
    karena sesungguhnya dalam hatinya juga mencintaimu

    tapi karena kau tak pernah bilang sayang,, dikira kau tak merindukanmu. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sambil menunggu balasan dari mbak Ay..yg nampak seru nih..hehe :)

      Delete
    2. @Mas Wisata...

      aku tak mungkin mengatakan
      dihatiku ada sayang lebih dari seorang teman
      sebab jikapun aku ungkapkan
      dan mendapat balasan
      apa cinta yang aku impikan
      akan mendapat jalan
      dari pungguk sampai ke bulan

      hikz....hehehe

      @Mas budi...

      sangat seru
      karena ada rindu
      sedang tersedu-sedu

      hehehe

      Delete
  6. Kok saya ikutan tertusuk duri
    Saat membacanya ya....hehe

    Belum saatnya sekarang mungkin mbak Ay..
    Namun yakin lah bunga bunga itu akan segera berkembang menjadi indah menunggu waktunya... Tiba... :)

    jadi...tetep semangat ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga apa-apa tertusuk duri
      karena dari cinta sejati
      apalagi tepat didepan mata pribadi
      akan menjadi obat rindu dihati
      lebih mujarab dari sekedar mimpi ...

      hehehe

      dan lhamdulillah semangat masih memerah hati
      walau waktu indah entah kapan terjadi
      dan ga tahu kapan termiliki

      :)

      Delete
  7. Puisi tentang dia dan hati ku nya mbak anis kalau di cermati seperti kisah pengalaman cinta segi tiga aja nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan kisah segi tiga tapi telah jadi segi empat

      hehehe

      Delete
  8. ini ceritanya mbak anis suka sama seseorang yang sudah punya pasangan, lalu orang tersebut memutuskan pacarnya untuk mencintai orang lain.. mbak anis semakin sakit hati.. mbak anis kebagian ndelok tok yo..? heheheh seng sabar to mbak.. jodoh takan kemana hehhhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku ga pernah ndelok tu...

      aku malah kebagian rindu
      dan masih bisa ketemu
      untuk perasaan yang sama selalu
      walau sakit tapi dari waktu
      kuyakin berpihak padaku

      hehehhe

      Delete
  9. datang kedua kali nya kesini bila baca serasa jadi dapat inspirasi nih :)
    terkadang tidak semua keadaan seperti yang kita inginkan
    siap bahagia dan siap sedih juga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada sedih ada bahagia
      begitulah kisah nyata
      menjadi inspirasi datang dimana-mana

      Delete
  10. Dia itu memang begitu dan hatinya sangat ayu makanya siapapun tetap merindu demikian juga
    Dia kau dan hatiku....
    hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama merindu
      sudah cukup membuat jamu
      penghibur kalbu
      antara kau dan aku
      tanpa dia saat ketemu

      hehehe

      Delete
  11. Manis Manis Kata Katanya, Kayak madu. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. manis di kamu
      pahit di aku

      hahaha aku ga mau :D

      Delete
  12. selalu eksis dengan puisi sarat makna...alhamdulillah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia, alhamdulillah masih diberi ketemu dg idenya...

      Delete
  13. Selamat siang Mbak Anisayu, simak lagi artikelnya, wah keren artikelnya yah Mbak ada klip Mbak Anisayu tuh Rupanya, sangat fresh dan bisa jadi Multitalenta bakalnya Mbak. :)

    ReplyDelete
  14. terangya bulan tak seterang matahari
    Indahy hati perempuan tak s'indah laki2
    Kadang manusia berbelok ksana kemari dalam menjalani hidup mencintai

    Dah cukup sekian hati hati

    ReplyDelete

Terima kasih buat komentar sopan santunmu
Sangat baik membangun bahagiaku
Menuntun rasa rindu menggebu
Segera menyusun balasan indah untukmu