Ma'afkan Aku


"Ma'afkan Aku" By Anisayu

46 comments:

  1. Wih,,,
    Tak kirain tadi maafkan untuk apa...
    Ternyata maafkan aku untuk mencintaimu... Hehehe
    Bagus nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, ma'afkan aku
      yang mencintainya terlalu
      dengan banyaknya rindu

      hehehe trimakasih ya.... :)

      Delete
  2. wow so romantic puisinya heheh. punya kenalan blogger yg suka bikin puisi gk ya? biar bisa blogwalking skalian nyari inspirasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. banyak sekali blogger pandai puisi

      hehehe trimakasih :)

      Delete
  3. dalam banget puisinya,,,,ehm jadi terharu,,,,hehee

    ReplyDelete
  4. puisinya romantis bgt, maafkan aku juga ya hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iys sama2 maafkan saya...

      trimakasih :)

      Delete
  5. iya...saya memaafkanmu dengan segala maaf :)

    ReplyDelete
  6. Kalimat "yang selalu mengganggu dengan doa-doa baikku" keren banget mbak ^_^

    #nusuk

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kah hehehe

      maafkan aku
      kalau sampai menusuk mengganggu

      trimakasih... :)

      Delete
  7. hebat memang mbak anisayu ni salut aku...

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidaklah hebat
      cuma bisa rangkai kalimat

      hehehe makasih ya... :)

      Delete
  8. Aku akan selalu mema'afkan mu walau sebesar apapun kesalahan mu pada ku, karena puisi2mu selalu menginspirasi dalam kehidupan ku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betapa baiknya kamu
      mau memafkan aku
      yang sangat terlalu

      hehehe trimakasih :)

      Delete
  9. setiap kali baca trus pengin nangis terus gimana nih,,,heheee

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya jangan tahan tangismu
      silahkan tersedu-sedu
      biar lega gitu...

      hehehe

      Delete
  10. mesti siapin tissu yang banyak yah,,,wkkwkw

    ReplyDelete
  11. Mbak Anis nih, rendah hati banget
    Memberi cinta kok pake minta maaf dan "hanya". Cinta itu segalanya, 'kan,Mbak? Daku suka puisi ini. With Love, Whienda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang aku rendah hati
      karna cintaku tulus kuberi
      tanpa imbalan materi
      padahal cinta sangat bernilai
      malah kuserahkan dengan tanpa di beli
      kepadanya sampai aku mati ....


      hehehe trimakasih banyak ya :)

      Delete
  12. Saya kira 1 syawal lagi mba..maaf2an...hehe :)
    Ternyata maaf spesial untuk nya ..hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya. maaf kutujukan padanya
      semoga dia membaca
      dan mengerti makna

      makasih ya... :)

      Delete
  13. maaf yang tulus pasti kan di beri
    dari dia pemilik hati

    met pagi Anisayu....

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga dia masih memiliki hati
      yang tulus aku beri
      dan menyimpannya dalam kasih suci
      seperti cintaku yang abadi...

      trimakasih

      Delete
  14. hadir disini,, maaf lama banget baru bisa mampir nih soalnya habis ospek di kampus

    ReplyDelete
  15. Ma'afkan aku juga ya, yg lama gk mampir kesini :).
    Hehehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kumaafkan dengan rela

      hehehe makasih :)

      Delete
  16. page rank nya kok turun mbak ayu..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. karna mau di di tambahin
      maka turun dulu buat mulai

      hehehe

      Delete
  17. Maafkan aku...
    yg lama tak berkunjung di blog Anisayu

    ReplyDelete
    Replies
    1. kumaafkan kamu

      hehehe makasih ya... :)

      Delete
  18. Oke lah kalau begitu. He...x9

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah's Blog

    ReplyDelete
    Replies
    1. yah di oke in
      ya trimakasih kubalesin

      hehehe salam sukses kembali... :)

      Delete
  19. wah kemarin mau membalas ini malah komputernya mati, jadi tidak bisa berkunjung lagi dah.
    btw ko itu make maafkan ya? padahal itu sesuatu yang wajar, hehehhe.
    tapi itulah seni, kadang harus membuat kita berpikir untuk merangaki kata walau tidak masuk logika :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. lebih baik minta maaf
      walau tak punya khilaf...

      hehehe :)

      Delete
  20. Pantaskah Aku untuk Mu

    Ku melihat matahari terbenam di kamarku
    terpaku ku diam mencari alasan
    terpaan jingga tak mampu menepis dua mata yang pedih
    desisan suaranya tak mampu menuai hati yang sakit
    Tau kah dia aku menyentuh dinding rindunya?
    atau tak seharusnya aku memiliki garis indahnya?
    suara itu datang padaku, rindu katanya
    goresan tinta terdengar mengalun membasahi buku
    percikan air terasa menghitam dalam goresannya
    barisan semut pada pojok lantai tak menghambat suara goresan tinta
    teriakan pembawa hujan pun tak menghalangiku dalam hal ini

    maaf,
    membuatmu menangis malam ini
    sadari saja jika aku memang tak pantas
    memiliki indahnya dua matamu, satu hatimu, ribuan sikapmu
    dawai asmara seakan mencoba diam dan tak menulis
    dikala hati ini menaruh rasa yang tak indah
    aku buatkan lagu yang tak indah tapi bermakna
    sehingga pada suatu hari nanti ketika kau masih menyimpan hati
    aku akan coba menangis
    aku akan coba tak bersuara
    tapi akan ku kejar apa yang menjadi takdirku
    artikan semua ini kasih
    agar aku tak heran

    salam kenal mbakkkk..

    ReplyDelete

Terima kasih buat komentar sopan santunmu
Sangat baik membangun bahagiaku
Menuntun rasa rindu menggebu
Segera menyusun balasan indah untukmu