Puisi Cinta - Gelap Lenyap Mendekap Harap



"Gelap Lenyap Mendekap Harap"

By Anisayu

65 comments:

  1. gelap lenyap mendekap harap disaat mentari terbit menggeser gulita malam :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hanya nyrempet judulnya
      baitnya dibuang kemana
      atau memang nggak membaca

      hemmm

      Delete
    2. mungkin nontonnya lagi melamun hehehe

      Delete
    3. ia ngelamunkan poto saya
      mungkin juga

      ya mang yono ya

      hehe

      Delete
    4. loh kok tahu ya..apalagi malam jadi gulita kata mas Zachflazz :-)

      Delete
    5. jelas tahu donk map hariyanto
      kan walau gulita mata hati tetep melek to ..

      Delete
    6. haha, mas Zach, kalo mlm jd gurita, trs guritanya jd apa tuh?

      Delete
    7. nonton yang dimarahin dan jadi patung hi

      Delete
    8. Wah berkisar soal Malam nan Gelap hieiehiee. Pasti nda ada lampu dari PLN ya hihieiheie

      Delete
  2. puisi yang bagus...
    Malam ini aku tidak takut gelap
    ada engkau serasa genap.
    puisinya semakin mantap

    boleh rikues ndak mbak ...
    Lagunya mamang ndak ngerti hehehe
    kalau bisa nanti pakai lagu tarling yo atau campur sari ( mamang ndak ngerti juga bahasa Jawa heheh)...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iaaaa...

      dan apa-apa menjadi terasa sedap


      hehe

      sama saya juga ndak ngerti tarling
      tapi boleh asal lagunya nyaring

      hehe

      Delete
    2. tarling itu gitar sama suling mbak

      Delete
    3. oh tarling itu gitar sama suling
      kupikir tarling itu senar dan pancing

      hehe

      berarti padauan suara nyaring
      seperti tulisan mas agus merdu di kuping

      Delete
    4. tarling ituh taraweh keliling hehehe

      Delete
    5. ia mang yono , tarawih udah harum dikuping
      dan dihati kerasa nyaring

      Delete
  3. Dari langit engkau datang..
    Ditemani bulan dan bintang..
    Membuat hati ini menjadi tenang..
    Hingga fajar kembali menjelang..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau dari langit datang
      berarti sang hujan menjatuhkan tembang
      tanpa bulan dan gemintang
      yang jadi harap gelap pagi menjelang ..

      Delete
    2. anak itik keluar kandang
      tampak cantik saat berdendang
      kepakan sayap di tengah petang
      hantar diri bangga terundang..

      selamat malam mbak ayu..mas bayu :)

      Delete
    3. langit tampak kelam
      karena tak ada bulan dan bintang
      hati ini kerasa enak dan tentram
      karena mas budi telah datang

      selamat malam juga :)

      Delete
  4. seperti rembulan yang berharap menganti matahari, walau derap lambatm tapi pasti akan mendekap pasti, cielaaaah

    hahaha jadi ikutan berpuisi klo main kemari, mbak anis memang mantab. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. seperti langit menanggil gelap
      bulan dan bintangpun siap-siap
      keluarkan cahaya kemerlap
      semantab puisimu yang bisa kuserap
      dan sejukkan hati dari dengap-dengap


      hahaha

      trimakasih .. :)

      Delete
  5. Langit tak bertiang selalu meneduhkan hati, siap-siap gerangan untuk selalu dinanti.

    Ha,,,,x9

    Salam wisata

    ReplyDelete
    Replies
    1. bintang dan rembulan
      mentari dan hujan
      mega dan awan

      memang meneduhkan
      dari langitmu ke dasar perasaan
      hati yang nyaman ..

      hehe

      salam puisi

      Delete
  6. waduhh nih jaringan, padahal lagi pengin buka videonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. buka lagi sampai bisa
      dan dengarkan lagunya
      sembari puisinya dibaca
      kalau nggak akan menyesal selama-lamanya ..

      Delete
    2. asoyy apanya tu
      puisinya atau lagu

      Delete
  7. kagak bisa di buka videonya lagi lelet,,banget tante

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga buka video buat apa komen
      dan nyebut sembarangan tante
      ga sopat blas

      Delete
  8. Malam ini begitu gelap
    ku ingin engkau mendekat
    dengan senang akanku dekap
    biar suasan menjadi hangat

    ReplyDelete
    Replies
    1. suasana malam terasa hangat
      karena dekapan kalima-kalimat
      darimu yang sajaknya tepat
      kebaca mata damaikan jagat ..

      Delete
  9. Pada bikin puisi semua ... -_- akunya melongo ... -___-

    ReplyDelete
  10. memang repot ini rayap sampai hati pun di rayap
    padahal di luar gelap
    tidak ada yang menawarkan lap
    untuk hatiku yang sedang senyap menunggu harap
    apakah aku tidur terlelap karena komen saya agak agak khilap

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan menunggu harap
      tapi ambilah do'a nan sedap
      lalu bawa mimpimu yang tadi terlelap
      kehatimu yang perlu di lap
      dan rasanya akan lebih lahap ..

      Delete
  11. Replies
    1. kucing yang mendekapmu
      karena kamu tikus yang kucing rindu

      Delete
  12. aku juga merasa kalau malam ini gelap tapi walaupun gelap dekapan itu terasa, hingga jantung ini berdetak..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaupun gelap
      rasa mendekap
      pastilah meresap
      hangatkan harap

      begitu sedap ..

      hehe :)

      Delete
    2. sekumpluan semut tengah merayap
      aku pun ikut pasrah dan mengharap

      Di saat malam tertidur lelap
      kunantikan sebuah senyum erat mendekap... :)

      Delete
    3. aku berharap
      mata mas budi telah merayap
      kalimat dalam bait yang telah kugarap
      agar senyum dihati ini dapat mendekap
      bahagia dengan rasa sedap ...

      Delete
    4. seperti indomie rasanya sedap
      dikasih telor biar mantap
      ambil piring yang mengkilap
      selera makanpun makin lahap

      hap_hap_hap

      Delete
    5. malam ini memang terasa sedap...)

      Delete
  13. Duh puISINYA membuat CIK AWI gak tahan saja mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. apa bait yg kutuliskan
      ko ga tahan

      Delete
    2. pasti Mas Cik awi pingin ke belakang..hik hik hik

      Delete
  14. rayap berjalan sambil ku tatap
    namun sekejep rayap pun lenyap
    karena rayap tak punya sayap
    biarpun rayap takut gelap
    namun rayap tidur terlelap
    dalam mimpinya rayap mbak anisa memang mantap

    ReplyDelete
    Replies
    1. dalam lelap
      aku ga ketemu rayap
      tapi aku mimpi didekap
      dan seakan terbang kelangit harap
      indah nya lihat bulan bintang bercahaya kemerlap..

      Delete
  15. Bait bait puisi yang indah mengalir seperti air di blognya mba ku ini. HIehiehiee. Tiada hari tanpa suasana hati yang tentram dan damai seperti dalam hati mba Anisayu ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. terkadang ada rasa seram
      tapi cepat kembali tentram
      karena ada bait salam
      dari dia sebelum malam

      dan jika tak ada salam
      aku segera menyulam
      kalimat-kalimat dari hati terdalam
      menjadi suasana tentram

      hehe

      Delete
    2. Saya juga ikut adrm lho kang Asep..

      Delete
  16. Kalau gelap-glapan..
    enaknya berdekapan..
    Hati berpadu..
    menuangkan pikiran..
    melepaskan rindu yang menggebu

    ReplyDelete
    Replies
    1. rindu berpadu itu ga gelap
      tapi hati kerasa terang kemerlap

      Delete
  17. gelap lenyap mendekap harap
    aku tetap setia menatap
    kenangan mu yang tak pernah lenyap

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenangan ga mungkin lenyap
      karena takut kamu menatap

      hehe

      Delete
  18. dalam gelap masih ada harap
    dan ku tatap asa yang menatap
    ridho-Mu yang punya kuasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. jika niat hati bermakna genap
      pasti ada harap
      dari gelap jadi kemerlap

      Delete
    2. habis gelap terbitlah terang itu bukunya RA Kartini bukan?

      Delete
    3. habis gelap terbitlah terang
      itu bukunya RA Kartini memang
      kalau gelap terbitlah bulan gemintang
      buku yang sedang aku karang

      hehe

      Delete
  19. Mbak, saya minta izin, komennya di kolom komen di tempat saya, saya kutip dan saya masukin ke postingan saya (cek deh). Makasih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia silahkan jika memang suka
      dan jika membuatmu bahagia
      aku nurut saja

      hehe

      makasih juga ..

      Delete

Terima kasih buat komentar sopan santunmu
Sangat baik membangun bahagiaku
Menuntun rasa rindu menggebu
Segera menyusun balasan indah untukmu